
Wonogiri | www.pa-wonogiri.go.id
Ketua Pengadilan Agama (PA) Wonogiri bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Wonogiri melakukan kegiatan secara maraton dalam dua minggu terakhir dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Wonogiri yang ke-282 tahun 2023. Rangkaian acara dipungkasi dengan Pengajian Akbar Wonogiri Bersholawat bersama Habib Syekh Bin Abdul Qodir Assegaf yang dihadiri puluhan ribu jamaah, Senin malam (22/05/2023) di Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri.
Peringatan hari jadi yang dikemas dalam Ambal Warsa Fest 282 berlangsung sejak tanggal 7 hingga 22 Mei 2022. Puluhan acara berlangsung sukses antara lain: Wonogiri Expo, Fun Run, Festival Menyanyi Campursari, Festival Musik Islami Nusantara, Night Fun Gowes, Napak Tilas, Festival Reog, Festival Band Pelajar, Wonogiri Job Fair dan Konser Musik Noah.
Dalam berbagai kegiatan nampak Ketua Pengadilan Agama, Ahsan Dawi berperan aktif memeriahkan kegiatan Ambal Warsa Fest bersama Joko Sutopo (Bupati Wonogiri), Setyo Sukarno (Wakil Bupati Wonogiri), Sriyono (Ketua DPRD Wonogiri), Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (Kapolres Wonogiri), Dani Oktavianto (Dandim 0728 Wonogiri), Porman Patuan Radot (Kajari Wonogiri), Rais Tarodji (Ketua PN Wonogiri) dan Haryono (Sekda Kabupaten Wonogiri.

Tema peringatan hari jadi Kabupaten Wonogiri ke-282 adalah pelestraian nilai-nilai perjuangan Raden Mas Said. Raden Mas Said alias Pangeran Sambernyawa adalah peletak dasar pemerintahan Wonogiri. Pemerintahan Wonogiri merupakan suatu daerah basis perjuangan Raden Mas Said dalam menentang penjajahan Belanda.
Raden Mas Said bersama pengikutnya mendirikan sebuah pemerintahan yang sangat sederhana pada hari Rabu Kliwon tanggal 3 Rabiulawal (Mulud) tahun Jumakir windu Sengoro, dengan candra sengkala Angrasa Retu Ngoyag Jagad atau tahun 1666 dalam kalender Jawa. Dalam perhitungan kalender masehi bertepatan dengan hari Rabu Kliwon tanggal 19 Mei 1741 M. Tanggal 19 Mei 1741 inilah yang menjadi tonggak sejarah, cikal bakal berdirinya Kabupaten Wonogiri.
(ADM)


