
Wonogiri | www.pa-wonogiri
Tak terasa satu semester sudah inovasi latsar 7 (tujuh) CPNS diterapkan di Pengadilan Agama Wonogiri. Ketujuh orang CPNS dibalik inovasi-inovasi tersebut adalah Alliya Yusticia Pramudya Wardani, S.H., Ajeng Triana Ningrum, S.H., Riska Ameliana Dewi, S.H. (ketiganya merupakan Analis Perkara Peradilan), Sakinah Cherya Maretha Ritonga, S.A.P. (Analis Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan), Nabila Listya Dhivana A.Md.A.B., Wakhidatun Nisa, A.Md. (keduanya Pengelola Perkara), dan Silvia Ramadhani, A.Md. (Pengelola Barang Milik Negara).
Ketujuh CPNS tersebut saat ini telah berstatus PNS yang telah dilantik pada tanggal 1 dan 14 Maret 2023 lalu. Sebelumnya, pada Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2022, CPNS diwajibkan untuk membuat program inovasi terbaru yang berbasis pada core values ASN BerAKHLAK.
Inovasi hasil dari program latsar masih terus berlanjut hingga sekarang, diantaranya adalah layanan prioritas bagi kaum rentan, berupa penyediaan loket prioritas, kartu antrian prioritas, kursi tunggu prioritas, dan toilet difabel yang dilengkapi panic button, yang bersinergi menjadi satu guna memberikan akses kemudahan yang bisa diaplikasikan untuk percepatan pelayanan agar pelayanan terhadap kelompok rentan menjadi optimal dan tepat waktu.
Berdasarkan Buku Pengguna Prioritas, jumlah pengguna prioritas yang menggunakan layanan prioritas sudah sebanyak 17 pengguna pertanggal 12 Mei 2023. Masih untuk layanan kaum rentan, telah pula tersedia inovasi berupa Video Informasi Prosedur Berperkara bagi Penyandang Tuna Netra dan Tuna Rungu yang bisa diakses melalui scan barcode, youtube dan linktree. Berbagai inovasi ini ditujukan untuk meningkatkan fasilitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan khususnya kelompok rentan.
Selain itu, ada inovasi PAPA LANGSING (Pengiriman Produk Pengadilan Langsung & Singkat Via Pos) yang memudahkan para pihak berperkara yang membutuhkan pengiriman dokumen produk pengadilan baik berupa Akta Cerai, Salinan Putusan, maupun Salinan Penetapan berbasis Pos.

Inovasi lainnya adalah berupa Optimalisasi Layanan Gugatan Mandiri pada Aplikasi Gugatan Mandiri Badilag terhadap Hak-Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian, yang ditujukan sebagai bentuk kepedulian kepada hak hak wanita dan anak pasca perceraian. Layanan Gugatan Mandiri kini menjadi fasilitas pelayanan unggulan milik PA Wonogiri. Menurut data Sistem Informasi Penelusuran Perkara PA Wonogiri, data perkara yang masuk dalam gugatan mandiri sudah mencapai 593 perkara pertanggal 12 Mei 2023.

Diharapkan dengan keberlanjutan dan keberlangsungan berbagai inovasi latsar tersebut membawa warna tersendiri diantara inovasi-inovasi lainnya di Pengadilan Agama Wonogiri, yang tujuannya semata untuk meningkatkan kualitas pelayanan prima dan memudahkan akses kepada para pencari keadilan.
(NLD)


